![]() |
| Bertempat di Rumah Pergerakan NU Pacarpeluk, para santri Pagar Nusa Pacarpeluk mengadakan acara syawalan sekaligus melakukan konsolidasi (Kamis, 28/5/2020). |
[Pacarpeluk,
NUP] – Sudah hampir dua bulan para santri Pagar Nusa Pacarpeluk
menghentikan latihan rutin mereka. Hal ini disebabkan oleh pandemi Covid-19.
Meskipun latihan
fisik ditiadakan, namun mereka tetap berkiprah dalam kegiatan kemaslahatan di
lingkungan masyarakat Pacarpeluk. Mereka mengambil bagian menjadi relawan
Gerakan Bahagia Bersama Tetangga. Di pekan terakhir Ramadhan 1441 H, para
Santri Pagar Nusa ini juga menyelenggarakan kegiatan Aksi Olah Rasa dengan
berbagi dan peduli kepada warga dhuafa desa ini.
Mencermati
pandemi Covid-19 yang masih belum tentu berakhirnya dan masa belajar di rumah
bagi murid-murid sekolah yang masih panjang, PR PSNU Pagar Nusa Pacarpeluk berencana
akan memulai latihan fisik kembali. Para santri Pagar Nusa itu membahas rencana itu di Rumah Pergerakan NU Pacarpeluk (Kamis malam, 28/5/2020).
“Saya setuju saja
kalian memulai latihan fisik lagi, tapi kordinasikan dulu dengan Kades
Pacarpeluk, apakah dibolehkan atau tidak”, ujar Nine Adien Maulana. Pembina PR
PSNU Pagar Nusa Pacarpeluk ini menyetujui hal ini karena para santri
berargumentasi bahwa dengan berolahraga dan berjemur pada pukul 08.00-10.00 pagi
bisa meningkatkan imun mereka.
“Insyaallah kami
akan berlatih sekaligus caring dengan tetap mengikuti protokol kesehatan
pak.”, kata Ghulam saat menyampaikan rencananya. Ketua PR PSNU Pagar Nusa
Pacarpeluk ini juga menambahkan bahwa latihan ini diharapkan bisa menjadi
penghilang kejenuhan para santri yang sudah lama tidak belajar di sekolah dan
berlatih pencak silat.
Jika Kepala Desa Pacarpeluk membolehkan para
santri Pagar Nusa berlatih kembali, maka mereka akan berlatih di tempat yang
lebih luas, sehingga bisa menjaga physical distancing. “Bisa jadi kami akan
menggunakan lapangan SDN Pacarpeluk atau halaman Balai Desa Pacarpeluk.”,
pungkas Ghulam. {abc}

0 Comments