![]() |
| Ust. Abul Abbas A didampingi Ketua PRNU Pacarpeluk dan Kades Pacarpeluk. |
Acara Halal Bi
Halal dan Kajian Islam yang diselenggarakan PR IPNU dan PR IPPNU Pacarpeluk
menjadi sarana yang memahami masalah bid’ah secara lebih obyektif. Dalam acara
yang diselenggarakan di Masjid Baitul Muslimin dusun Peluk Sabtu, 30 Juni 2018
itu para peserta yang mayoritas remaja itu mengajukan pertanyaan-pertanyaan
seputar amaliyah atau budaya yang telah berlangsung di kalangan kaum
Nahdliyyin.
“Kita sepakat
bahwa bid’ah adalah kesesatan”, kata Abu Abbas Azizie yang mengawali
paparannya. “Akan tetapi bagaimana pengertian dan batas-batas bid’ah yang sesat
itu perlu kesepahaman dan kesepakatan agar kita tidak mudah saling membid'ahkan”, tegas salah satu pengurus Aswaja NU Center
PCNU Jombang ini.
Apa yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW tidak bisa diserta-merta dihukumi sebagai bid'ah. Dengan tetap mengacu pada syariat, bisa jadi apa yang baru itu mengandung kebaikan dan sebaliknya bisa mengandung keburukan. Oleh karena itu, kita perlu cerdas dan bijaksana dalam menyikapi masalah ini. {abc}

0 Comments