![]() |
| Rapat Kordinasi dilakukan dengan santai di teras sekretariat PRNU Pacarpeluk. |
Sinergi dan kerjasama Nahdlatul
Ulama dengan badan-badan otonom (banom)nya selalu diupayakan oleh keluarga
besar NU Pacarpeluk. Dengan cara ini gerakan khidmah NU Pacarpeluk kepada masyarakat lebih tampak dan dapat dirasakan secara nyata.
Bertempat di sekretariat
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pacarpeluk, para penggerak IPNU-IPPNU
Pacarpeluk berkordinasi dengan PRNU Pacarpeluk (Senin malam, 21/1/2019). PRNU
Pacarpeluk yang ikut dalam acara ini adalah Nine Adien Maulana (Ketua) dan Muhammad
Hidayat (Sekretaris). Yanti, ketua IPPNU Pacarpeluk, hadir bersama beberapada
anggotanya, sedangkan IPNU Pacarpeluk diwakili oleh Ghulam dan beberapa
rekannya.
Dalam acara kordinasi ini disepakati beberapa hal, diantaranya adalah kaderisasi IPNU-IPPNU melalui kegiatan latihan shalawatan di Madin Baitul Muslimin dusun Peluk. Selain itu, kegiatan latihan Pencak Silat Pagar Nusa akan secara periodik dilaksanakan di halaman masjid Baitul Muslimin. Hal ini dimaksudkan agar siar NU di dusun ini semakin kuat.
Kegiatan Lailatul Ijtima' yang akan diselenggarakan oleh PRNU Pacarpeluk juga akan diikuti oleh banom-banom NU yang ada. IPNU-IPPNU Pacarpeluk akan mendapat tugas sebagai pengisi acara pembacaan shalawat dalam acara ini.
Karena masa kepengurusan IPNU-IPPNU Pacarpeluk akan segera berakhir, maka regenerasi menjadi keniscayaan. "Saya harap, rekan dan rekanita bisa menyusun kepengurusan baru dengan cara musyawarah mufakat, tidak harus voting.", pesan Nine Adien Maulana. Ketua PRNU Pacarpeluk menegaskan hal ini karena masing-masing penggerak IPNU-IPPNU Pacarpeluk telah mengetahui siapa-siapa yang punya komitmen terhadap organisasi dan bisa menggerakkannya. {abc}

0 Comments